Kedua sekolah akan berada dalam satu bangunan empat lantai dengan kapasitas 24 ruang kelas dan sejumlah ruang penunjang.

Gedung tersebut dirancang ramah disabilitas untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan yang inklusif, antara lain melalui penyediaan toilet khusus disabilitas dan lift untuk memudahkan mobilitas peserta didik dengan keterbatasan fisik.

Proyek ini dilaksanakan PT. Wisma Nusantara International sebagai bagian dari pemenuhan kontribusi kompensasi atas pelampauan nilai Koefisien Lantai Bangunan (KLB), dengan total nilai pembangunan lebih dari Rp50 miliar.