NADIKABAR.COM — Video yang menyebut adanya sesar atau patahan aktif baru di Surabaya viral di media sosial. Dalam video tersebut disebutkan sesar Surabaya-Madura melintasi wilayah Bangkalan, Surabaya hingga Sidoarjo.

Sosok di balik pembuat konten tersebut, Teguh Dadang Priyogo menjelaskan mengenai maksud istilah 'sesar baru aktif' yang ia sampaikan. ASN Lapas Bondowoso sekaligus relawan kebencanaan itu menegaskan, konten yang dibuatnya murni untuk edukasi dan mitigasi dini, bukan untuk menakut-nakuti masyarakat.

Terkait sebutan 'patahan baru aktif', Teguh menjelaskan konteks tersebut mengacu pada pembaruan data dari Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen) serta inARISK BNPB tahun 2024-2025. Artinya bukan temuan sesar yang mendadak muncul di tahun 2026.

"Untuk tahun yang saya maksud terbaru itu, biasanya kan kalau yang mengenai sesar di Surabaya, kebanyakan orang yang tahu itu hanya Sesar Kendeng segmen Surabaya sama segmen Waru dari tahun 2017. Nah, yang saya maksud baru itu kan masih dalam kurun waktu dua tahun ini, dari Pusgen 2024. Jadi masih banyak orang yang belum tahu kalau ada perkembangan atau update pembaruan untuk sesar aktifnya," kata Teguh saat dihubungi NadiKabar, Rabu (9/9/2026).