Sultan mengatakan komunikasi yang telah terbangun perlu ditindaklanjuti melalui berbagai bentuk kerja sama, termasuk penjajakan kelembagaan, seperti konsulat.
Melalui upaya tersebut, kata Sultan, masyarakat diharapkan dapat mengenal Meksiko lebih dekat, sehingga hubungan yang terjalin tidak hanya melibatkan pejabat pemerintahan, tetapi juga membuka ruang dialog di tingkat masyarakat.
"Jadi tidak hanya formalitas hubungan antar-pemerintah, tetapi bagaimana publik juga bisa tahu sejarah, budaya, pendidikan yang di Meksiko dan sebagainya. Itu jadi landasan untuk membangun dialog lebih jauh antar-publik. Dengan pola pendekatan seperti itu, akan terbangun persahabatan, komunikasi yang paling baik," kata Sultan.
Sementara itu, Duta Besar Meksiko untuk Indonesia Francisco de la Torre Galindo mengatakan Yogyakarta memiliki peran penting dalam memperlihatkan keberagaman Indonesia, mulai dari budaya dan agama hingga seni.
"Ketika orang Meksiko bertanya kepada saya, tempat mana yang harus saya rekomendasikan untuk dikunjungi guna memahami Indonesia, saya berpikir tentang Yogya. Yogya menunjukkan keberagaman, budaya, agama, dan keunikan dari suatu wilayah yang istimewa," kata Francisco.