NADIKABAR.COM β€” Pemerintah Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur membatasi aktivitas wisatawan serta masyarakat di kawasan Gunung Api Ile Lewotolok menyusul peningkatan aktivitas vulkanik gunung tersebut.

β€œKegiatan adat dan budaya, yang melibatkan keramaian massa di kawasan rawan bencana, pariwisata, termasuk Pesta Kacang, ditunda sementara sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah daerah berdasarkan rekomendasi PPGA-PVMBG,” kata Kanisius dalam surat edaran yang dikeluarkan di Lewoleba yang diterima di Kupang, Kamis.

Dia menjelaskan, pembatasan tersebut diberlakukan sebagai langkah mitigasi untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya erupsi, awan panas, lontaran material, gas beracun, dan lahar hujan di kawasan gunung api.

Berdasarkan hasil pengamatan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Ile Lewotolok-Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada 15 September 2026, tingkat aktivitas Gunung Api Ile Lewotolok berada pada Level II atau Waspada.