βMenjaga kesehatan bukan hanya tentang mengurangi risiko penyakit, tetapi juga mempersiapkan diri apabila risiko tersebut terjadi,β kata Roy.
Kerja sama tersebut diluncurkan bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan yang diperingati setiap Oktober.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks inklusi keuangan Indonesia mencapai 93,61 persen, sedangkan indeks literasi keuangan tercatat sebesar 69,57 persen.
Perbedaan kedua indeks tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan risiko produk keuangan, termasuk asuransi, agar akses terhadap layanan keuangan dapat disertai pengambilan keputusan yang tepat.
Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI pada Februari 2025, Indonesia mencatat sekitar 400 ribu kasus kanker baru setiap tahun dengan angka kematian mencapai 240 ribu kasus. Jumlah kasus kanker diperkirakan meningkat lebih dari 70 persen pada 2050.