"Dalam rangka melindungi kelompok rentan, terutama balita, pemerintah dalam hal ini BNPB, Dinas Kesehatan juga telah mengaktifkan kembali posko-posko kesehatan darurat di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes)," ujar dia.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kemenkes, dan setelah mendengarkan masukan dari puskesmas-puskesmas hingga fasilitas kesehatan di wilayah terdampak karhutla, pemerintah telah menjawab dan memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat.

"Dari apa yang menjadi masukan mereka, satu hari kemudian Kemenkes juga sudah melakukan dropping peralatan, obat-obatan, vitamin yang dibutuhkan oleh daerah-daerah tersebut. Jadi, saya kira koordinasi yang dilakukan cukup baik, dan kita juga akan terus memperluas layanan ini di seluruh wilayah yang terdampak, dengan tentu saja fokus pada masyarakat rentan ISPA," paparnya.