Leonardo menerangkan penggantian pompa irigasi berbahan bakar Pertalite dengan PATS nantinya dapat menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 7,32 ton CO2e per tahun, sekaligus meningkatkan hasil panen dari 96 ton menjadi 288 ton per tahun.

Pembangunan PATS Pakpahan dilakukan dengan mereplikasi PATS Sibonor Ompu Ratus yang telah mampu mengairi 82 hektare sawah tadah hujan dan memberikan manfaat kepada 749 petani.

PATS Sibonor sebelumnya menggunakan energi surya untuk menggantikan pompa irigasi berbahan bakar Pertalite.

Penggunaan energi bersih tersebut membuat biaya operasional harian petani menjadi nol rupiah sekaligus mengurangi emisi sekitar 10,18 ton CO2e per tahun.

Produksi padi di kawasan tersebut ditargetkan meningkat tiga kali lipat dari sekitar 50 ton menjadi 150 ton per tahun.