NADIKABAR.COM — Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Fauzan Adziman, mendorong penguatan hilirisasi riset genomik dan bioteknologi agar mampu menghasilkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Dirjen Fauzan menekankan pengembangan riset perlu dimulai dari identifikasi permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat, industri, maupun pemerintah. Pendekatan berbasis masalah tersebut diharapkan dapat membantu peneliti merancang solusi yang relevan, memiliki nilai tambah, dan berpotensi dikembangkan menjadi produk atau usaha berbasis teknologi.
"Riset tidak dapat berhenti pada publikasi ilmiah atau pengembangan prototipe. Diperlukan proses berkelanjutan yang menghubungkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan pengembangan produk, pemenuhan regulasi, akses pasar, hingga komersialisasi," katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa.