Sementara itu, dalam sambutannya, Yuliot menegaskan Penghargaan Energi Subroto bukan sekadar tradisi apresiasi tahunan, melainkan penghormatan atas dedikasi Prof Subroto yang meletakkan fondasi pembangunan sektor energi dan pertambangan nasional.
Ia mengingatkan tata kelola sumber daya energi tidak semata mengejar nilai ekonomi dan produksi, tetapi merupakan tanggung jawab besar untuk menjaga kedaulatan dan kesejahteraan rakyat.
"Sebuah penghargaan mungkin hanya diterima dalam beberapa menit di atas panggung, tetapi kerja keras di baliknya berlangsung bertahun-tahun. Itulah yang sesungguhnya kita rayakan malam ini," kata Yuliot di hadapan pejabat pimpinan tinggi Kementerian ESDM, pemangku kepentingan, dan pelaku industri swasta sektor ESDM.
Penganugerahan Energi Soebroto mencakup berbagai bidang, mulai dari keunggulan operasional, keberlanjutan dan transisi energi, inovasi dan penciptaan nilai tambah, tata kelola dan kepatuhan, hingga partisipasi publik.
Berikut penerima Penghargaan Energi Subroto 2026:
-Kinerja Keselamatan Ketenagalistrikan Terbaik: PT PLN Indonesia Power UBP Kamojang (PLTP Kamojang-Darajat)
-Kinerja Produksi Minyak dan Gas Bumi Terbaik: Medco E&P Natuna Ltd
-Kinerja Operasi Pertambangan Terbaik: PT Borneo Indobara
-Proyek Energi Terbarukan Terbaik: PT Pelita Agung Agrindustri
-Inisiatif Dekarbonisasi Terbaik: PT Pertamina EP Donggi Matindok Field
-Pengembangan Masyarakat dan Dampak Lingkungan Terbaik: PT Comestoarra Bentarra Noesantarra