Presiden Prabowo kemudian menyoroti sulitnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat di sejumlah daerah, khususnya ibu-ibu yang membutuhkan penanganan medis saat melahirkan.

"Banyak ibu-ibu yang meninggal, karena menempuh jalan tujuh jam sampai sembilan jam pada saat melahirkan. Akhirnya, banyak ibu yang meninggal karena tidak ada jalan yang baik," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet (seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan program ambulans udara disiapkan setelah pemerintah menyelesaikan pembangunan 22 rumah sakit baru pada 2026 di sejumlah kabupaten/kota yang sebelumnya belum memiliki rumah sakit.