Kementan menegaskan upaya menjaga stabilitas jagung perlu memperhatikan keseimbangan di sepanjang rantai pasok.

Petani perlu memperoleh harga yang memberikan insentif untuk terus berproduksi, sementara peternak membutuhkan bahan baku pakan dengan harga yang mendukung keberlanjutan usahanya.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas Hermawan mengatakan verifikasi lapangan diperlukan agar langkah pemerintah didasarkan pada kondisi stok dan distribusi yang sebenarnya.

β€œBapanas bersama tim gabungan akan memverifikasi kesesuaian antara laporan stok dengan kondisi riil di lapangan. Prioritas kami adalah memastikan pasokan mengalir dengan baik sehingga keseimbangan harga dari tingkat produsen hingga pengguna tetap terjaga,” ujar Hermawan.

Kementan bersama Bapanas, Satgas Pangan, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait akan terus memantau perkembangan pasokan dan harga jagung pakan serta menindaklanjuti hasil verifikasi lapangan secara terukur.