NADIKABAR.COM — Pemerintah menyiapkan pembangunan fasilitas penyimpanan (storage) minyak mentah di dalam negeri agar impor komoditas strategis tersebut bisa langsung masuk ke Indonesia, tanpa singgah di negara lain.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dalam keterangannya, di Jakarta, Senin, mengatakan langkah ini disiapkan untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Pembangunan storage tersebut akan dilakukan oleh badan layanan umum (BLU) bersama sejumlah perusahaan mitra.

"Untuk crude (minyak mentah), kita juga akan membangun storage di sini. Nanti, BLU dengan beberapa perusahaan yang sudah melakukan kerja sama akan membangun storage. Supaya kalau kita impor crude, tidak lagi mampir di negara A, negara B, negara C, jadi langsung ke Indonesia," ujar Bahlil seusai konferensi pers bertajuk "Ketahanan Energi Nasional", di Jakarta, Senin.

Rencana juga ini sejalan dengan perubahan skema pengadaan energi melalui Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2026.