NADIKABAR.COM โ€” Pemerintah menyiapkan pembangunan jembatan permanen yang menghubungkan Desa Lubuk Sidup di Kecamatan Sekerak dengan Desa Aras Sembilan di Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh, sebagai bagian dari upaya memulihkan konektivitas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pascabencana.

Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Ronny Hutahayan mengatakan pembangunan jembatan permanen tersebut ditargetkan memasuki tahap konstruksi pada akhir 2027.

โ€œUntuk selanjutnya, ini juga akan dilakukan proses pembangunan jembatan permanen. Insya Allah proses tendernya akan dilakukan di bulan depan dan mudah-mudahan di akhir tahun depan sudah bisa berlangsung konstruksinya,โ€ ujar Ronny dalam kunjungannya ke lokasi Jembatan Perintis di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis.

Ia mengatakan proses pembuatan jembatan Lubuk Sidup diperkirakan menelan anggaran yang tercantum dalam DIPA sekitar Rp126 miliar dan dikerjakan bersama Kementerian Pekerjaan Umum.

Jembatan permanen tersebut dirancang memiliki panjang sekitar 180 meter dan waktu pengerjaan sekitar satu tahun. Struktur jembatan menggunakan rangka baja dengan lebar badan jalan 7 meter serta dilengkapi trotoar.