Sementara Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan menambahkan bahwa fasilitas kesehatan di daerah terdampak, seperti puskesmas dan klinik telah diinstruksikan untuk beroperasi penuh selama 24 jam.
Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengonfirmasi sampai dengan Oktober 2026 ada sebanyak 71.878 personel gabungan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas
Adapun jumlah personel dan distribusi kekuatan di lapangan terdiri dari anggota TNI-Polri, petugas pemadam kebakaran, personel Kementerian Kehutanan, Manggala Agni, Dinas Kehutanan pemerintah kabupaten/ daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta relawan masyarakat peduli api (MPA)