NADIKABAR.COM β Pengamat ekonomi Ronny P. Sasmita menilai pemerintah perlu memperkuat pemetaan ekspor jasa kreatif untuk membuka peluang lebih besar bagi ekonomi kreatif Indonesia menembus pasar global.
Menurutnya, terdapat sejumlah permasalahan yang membuat potensi ekspor jasa kreatif digital belum dapat dimanfaatkan secara optimal yang tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan menghasilkan karya tapi juga perlu memiliki kemampuan bisnis dan memahami karakter pasar internasional.
βBanyak talenta kreatif yang bagus, tetapi belum seluruhnya memiliki kemampuan bisnis, bahasa, marketing global, manajemen proyek dan pemahaman mengenai pasar internasional,β ujar Ronny kepada NadiKabar di Jakarta, Selasa.
Analis Senior di Indonesia Strategic and Economics Action Institution (ISEAI) ini mengatakan persoalan pembiayaan dan monetisasi intellectual property (IP) juga masih menjadi permasalahan.