"Alasan yang bersangkutan biasanya dia disopirin. Saat itu tidak disopirin, nyupir sendiri," jelasnya.

Yunaldi menjelaskan nomor kendaraan B 333 GO yang digunakan ternyata tidak terdaftar. Selain itu, kendaraan itu juga sudah lama tak membayar pajak.

"Kita cek nopol yang viral itu juga tidak terdaftar. Setelah kita klarifikasi, kita amankan kendaraannya saat di Salantas Polrestabes Semarang," kata Yunaldi.

"Kenapa pakai nopol diduga palsu itu, ingin sensasi katanya. Tapi kita cek ada nomor aslinya, STNK-nya ada. Kebetulan juga sudah mati pajaknya. Ini kita sarankan dia untuk bayar pajak," lanjutnya.

Adapun peristiwa lawan arah itu terjadi pada Selasa (18/8) dini hari pukul 01.30 WIB di Jalan Veteran, Kota Semarang. Berdasarkan video yang beredar di media sosial (medsos), pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP.