NADIKABAR.COM — Pemilik Warung Mie dan Babi Tepi Sawah, di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo mengaku tidak ada ancaman sebelum warungnya dibakar orang tidak dikenal. Namun dia sempat merasa gelisah sebelum kejadian.

"Tidak (ada ancaman), kita tidak menerima sesuatu yang mencurigakan sama sekali," kata Pemilik Warung Mie dan Babi Tepi Sawah, Jodi Sutanto, saat dihubungi NadiKabar, Minggu (13/9/2026).

Dia menyebut usai warga menggelar aksi penolakan pada Sabtu (16/5/2026), ternyata setelah itu kondisi menjadi tenang. Meski demikian Jodi justru mengaku ada perasaan tidak enak.

"Sejak terakhir demo, itu silent banget, tidak ada pergerakan apa-apa sama sekali. Feeling juga saya sempat gak enak," ucapnya.

Dari informasi yang dihimpun NadiKabar, warung tersebut awalnya ada pemancingan. Lalu pada akhir Maret 2026, Jodi alih usaha dengan membuka warung non halal, mie babi.