Pemilu kali ini berlangsung di tengah bayang-bayang serangan 7 Oktober 2023 dan perang regional di berbagai front yang menyusul setelahnya. Trauma akibat serangan tersebut masih membekas, sementara persoalan keamanan dan pertanggungjawaban pemerintah menjadi isu utama dalam kampanye.

Israel juga menghadapi tekanan internasional yang meningkat akibat perang di Iran, operasi militer yang menghancurkan di Jalur Gaza, perluasan permukiman Israel, serta kekerasan di Tepi Barat yang diduduki.

Hasil jajak pendapat terakhir yang dipublikasikan sebelum pemungutan suara menunjukkan Netanyahu, perdana menteri terlama dalam sejarah Israel, bersaing ketat dengan rival utamanya, Gadi Eisenkot. Eisenkot merupakan tokoh politik berhaluan tengah yang sebelumnya menjabat sebagai kepala militer Israel.

Gaya Eisenkot yang cenderung tenang dinilai kontras dengan Netanyahu yang telah lama mendominasi politik Israel.