NADIKABAR.COM — Pemilihan umum (pemilu) di Selandia Baru belum menghasilkan pemenang yang jelas pada Sabtu (7/11).

Pembentukan pemerintahan berikutnya bergantung pada penghitungan sekitar 300.000 suara khusus yang belum selesai.

Pemimpin Partai Nasional sekaligus Perdana Menteri Christopher Luxon mengatakan partainya memiliki "jalan untuk membentuk pemerintahan berikutnya, tetapi persaingannya terlalu ketat untuk dipastikan".

Ia mengakui bahwa sekitar 300.000 suara khusus masih harus dihitung untuk menentukan hasil akhir pemilu, menurut Radio New Zealand.