NADIKABAR.COM β€” Pemuda Mahasiswa Indonesia Raya (Pemira) akan menggelar konsolidasi besar pemuda secara masif pada Kamis (8/10) di Gedung Sumpah Pemuda, Jakarta menjelang perayaan Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.

β€œPertemuan inklusif ini memproyeksikan perjumpaan akbar lintas elemen mulai dari pemuda, mahasiswa, BEM, santri, pegiat lingkungan, atlet, gamers, pekerja kreatif, seniman, hingga perwakilan organisasi daerah dari seluruh penjuru tanah air yang menegaskan kesiapan mereka mengambil alih estafet kepemimpinan nasional,” kata Koordinator Pemira, Bintang Wahyu Saputra di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan pertemuan ini merupakan langkah awal menuju agenda puncak "Konsolidasi Kekuatan Aktivis, Pemuda, Mahasiswa, Lintas Profesi, Agama, dan Golongan Menuju Indonesia Emas 2045"

Menurut dia, secara filosofis dan historis, Pemira memaknai Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 sebagai lompatan kesadaran radikal di mana generasi terdahulu berani melampaui sekat identitas demi melahirkan identitas tunggal kebangsaan.

Menjelang usia 100 tahun momentum Sumpah Pemuda, pihaknya menegaskan bahwa tantangan zaman telah berubah dari yang mulanya merebut kemerdekaan menjadi perjuangan mengisi kemerdekaan, menegakkan kedaulatan multidimensi baik pangan, energi, teknologi, industri, dan data serta membangun keadilan sosial.

Ia menambahkan konsolidasi ini tidak bertujuan untuk menyeragamkan organisasi atau pandangan, melainkan untuk melahirkan titik temu perjuangan (common ground) demi agenda bangsa yang lebih besar di atas kepentingan sektoral.

β€œJika Sumpah Pemuda 1928 menyatukan kesadaran kita sebagai satu bangsa, maka konsolidasi menuju satu abad Sumpah Pemuda harus menyatukan cita-cita kita tentang Indonesia yang hendak dibangun,” kata dia.