Menurut Adi Arnawa, CFD juga dapat menjadi alternatif ruang terbuka bagi masyarakat di kawasan tersebut. Sebab, ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan masyarakat dinilai masih terbatas.

"Di sisi lain masyarakat juga bisa menikmati dengan lapang. Karena bagaimanapun juga, kalau saya lihat di seputar ini kan sangat susah sekali mencari ruang terbuka hijau," imbuh mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Badung itu.

Meski demikian, Adi Arnawa menilai masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi. Pemkab Badung akan melakukan penataan terhadap beberapa bangunan yang dinilai kumuh di sekitar lokasi serta mengkaji pelebaran pedestrian. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung diminta mempercantik kawasan tersebut agar lebih layak menjadi ruang publik.

"Pelebaran pedestrian lagi karena masih ada space untuk kami melakukan pelebaran. Termasuk juga saya sudah perintahkan Kadis DLHK untuk juga melakukan beautifikasi nanti ke depan di sini sehingga benar-benar tempat ini menjadi tempat yang layak untuk kita buat jalan-jalan sambil olahraga," ucap Adi Arnawa.