NADIKABAR.COM β Pemerintah Kabupaten Bandung melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di area Stadion Si Jalak Harupat (SJH) selama penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 untuk mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengaku telah mendapatkan arahan untuk mengalokasikan UMKM di area Stadion Si Jalak Harupat selama kegiatan berlangsung.
βNanti kami ada perintah untuk mengalokasikan UMKM di area stadion,β kata Dicky di Bandung, Senin.
Dicky mengatakan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup diharapkan tidak hanya sukses dari sisi pertandingan, tetapi juga memberikan dampak berganda terhadap perekonomian daerah.
βYa, tentunya tadi saya sampaikan bahwa penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup ini tidak hanya sukses dalam pertandingan, tetapi juga multiple effect-nya. Mudah-mudahan bisa berimbas terhadap ekonomi masyarakat, sport tourism, dan sport industry,β ujar dia.
Terkait kesiapan stadion, Dicky mengatakan Stadion Si Jalak Harupat siap menjadi lokasi pertandingan Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 yang diikuti oleh diikuti Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.
Ia menjelaskan berdasarkan hasil asesmen PSSI dan pihak penyelenggara, terdapat dua catatan yang harus ditindaklanjuti pengelola stadion, salah satunya berkaitan dengan perbaikan rumput.
βSaat ini sudah ada perbaikan-perbaikan dari vendor yang memang disiapkan oleh pihak penyelenggara. Alhamdulillah, perbaikan rumput saat ini sudah hampir 95 persen,β ujarnya.