"Pemerintah Kabupaten Bekasi terus bekerja. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi banjir saat musim penghujan," katanya.
Dirinya menegaskan pemantauan terhadap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur, termasuk realisasi fisik dan penyerapan anggaran terus dilakukan guna memastikan pelaksanaan pengerjaan berjalan tepat waktu serta sesuai spesifikasi yang tertuang dalam dokumen kontrak kerja.
Asep Surya Atmaja menargetkan penyerapan anggaran pada Dinas SDA-BMBK Kabupaten Bekasi bisa mencapai 97 persen, dengan pelaksanaan pembangunan diupayakan semaksimal mungkin hingga mendekati 100 persen.
"Dalam dua bulan ke depan, pekerjaan infrastruktur akan terus kita kebut. Saya akan kembali turun ke lapangan untuk melihat sejauh mana progres pekerjaan. Target kami minimal 97 persen anggaran pembangunan infrastruktur fisik terserap," katanya.
Sekretaris Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Denny Rusnandi menjelaskan normalisasi Kali CBL dilaksanakan melalui dua paket pekerjaan utama yakni segmen Desa Kalijaya di Kecamatan Cikarang Barat hingga Jembatan Pulo Puter di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara.