Sementara itu, Wakil Camat Kepulauan Seribu Utara Wahyudi mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam aksi nyata peduli lingkungan tersebut.
“Kami berharap masyarakat yang memiliki kepedulian lingkungan turut berkontribusi dalam menciptakan kawasan wisata yang bersih dan nyaman,” ungkap Wahyudi.
Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Achmad Hariadi mengungkapkan capaian gerakan pemilahan sampah dari sumber yang dilakukan oleh masyarakat di daerah kepulauan setempat berada di angka 59 persen.“Pelaksanaan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber di Kepulauan Seribu telah mencapai 59 persen,” kata Achmad, Jumat (18/9).Dia menyebutkan kolaborasi seluruh pihak masih diperlukan untuk meningkatkan pengelolaan sampah di wilayah kepulauan tersebut.Saat ini, sambung dia, sampah telah dikelola di sebelas pulau penduduk, salah satunya melalui pemanfaatan sebagai pakan ternak di Pulau Untung Jawa.“Ternak bebek di Pulau Untung Jawa menjadi yang pertama dan sudah siap menjadi solusi dalam penanganan sampah organik," imbuh Achmad.