NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat melakukan rapat koordinasi untuk rencana merevitalisasi Pasar Andir di Kecamatan Bayongbong yang dilanda kebakaran pada Rabu (07/10) agar pedagang secepatnya bisa berdagang dengan aman, nyaman dan perekonomian daerah tumbuh.
"Ya, idealnya begitu, jadi segera direvitalisasi dan kita juga sudah melaporkan ke Pemprov Jabar, ke Dinas Perindag Jabar, kemudian kita juga segera melaporkan ke Kementerian Perdagangan," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Ridwan Efendi di Garut, Kamis.
Ia menuturkan kebakaran Pasar Andir menyebabkan 382 kios dari jumlah kios keseluruhannya sebanyak 731 kios dalam kondisi hangus terbakar berikut barang dagangannya.
Pemerintah daerah, kata dia, langsung melakukan upaya untuk menanggulangi kondisi pasar yang terbakar tersebut untuk mendata berapa besar dampak bangunan dan kerugian materi dari kebakaran pasar itu.