NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyiapkan tempat untuk merelokasi pedagang korban kebakaran Pasar Andir di Kecamatan Bayongbong agar tetap bisa berjualan mendapatkan penghasilan dan memenuhi kebutuhan hidup.
"Mereka berharap bisa segera berdagang kembali, hanya kita sedang mengerjakan tempat yang memang kira-kiranya aman bagi mereka berjualan," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Ridwan Efendi di Garut, Kamis.
Ia menuturkan, kebakaran yang melanda pasar tradisional di Kecamatan Bayongbong, Rabu (7/10) malam dan berhasil dipadamkan Kamis dini hari itu menyebabkan 382 kios terdampak sehingga tidak bisa lagi digunakan untuk berjualan.
Pemerintah daerah, kata dia, langsung melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah dinas, dan melibatkan perwakilan pedagang pasar korban kebakaran agar bisa kembali berjualan dengan putusan tempat alternatifnya di terminal sebelah pasar.