NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Gowa memperkuat kolaborasi dengan TNI melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun 2026. Salah satu sasaran utamanya adalah pembangunan jalan 2,3 kilometer di Kecamatan Bontonompo dengan anggaran Rp 1,5 miliar.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin saat menghadiri Paparan Kesiapan TMMD Ke-130 Tahun 2026. Kegitan itu digelar Kodam XIV/Hasanuddin di Ruang Bina Yudha Makodam XIV/Hasanuddin, Kamis (10/9/2026).

"Insyaallah TMMD akan dilaksanakan di Bontonompo dengan sasaran pembangunan jalan sepanjang 2,3 kilometer. Pemerintah Kabupaten Gowa menyiapkan dukungan anggaran sekitar Rp1,5 miliar melalui pola kerja sama dengan TNI," kata Darmawangsyah.

Menurutnya, kolaborasi tersebut harus dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan efisiensi anggaran, sehingga manfaat pembangunan yang diterima masyarakat dapat lebih besar.

"Kita ingin kerja sama ini berjalan maksimal dengan anggaran yang hemat, tetapi manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Harapannya, kolaborasi seperti ini terus dilanjutkan untuk memenuhi kebutuhan akses jalan di berbagai wilayah Kabupaten Gowa," ujarnya.

Darmawangsyah menilai TMMD memiliki nilai strategis karena tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat keterlibatan berbagai pihak dalam menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat desa.

Ia berharap pembangunan jalan melalui TMMD Ke-130 dapat memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam memperlancar mobilitas dan aktivitas masyarakat.

"Kita berharap program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Yang lebih penting, kerja sama tim redaksi Pemerintah Kabupaten Gowa dan TNI terus terjalin dengan baik dalam mendukung pembangunan daerah," katanya.

Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana menegaskan, TMMD merupakan program lintas sektoral yang diarahkan untuk membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, TMMD juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta membangun kesiapan wilayah sebagai bagian dari sistem pertahanan.

"TMMD merupakan kegiatan lintas sektoral yang bertujuan membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, program ini juga menjadi bagian dari upaya memantapkan TNI membangun rakyat dalam menyiapkan ruang dan alat yang tangguh bagi sistem pertahanan," demikian disampaikan Brigjen Ayi Lesmana membacakan sambutan Pangdam.

Ia meminta seluruh jajaran, khususnya para Komandan Kodim (Dandim), memastikan persiapan TMMD Ke-130 dilakukan secara matang dengan meningkatkan capaian yang telah diraih pada pelaksanaan sebelumnya.

Namun, ia menekankan keberhasilan TMMD tidak semata-mata diukur dari banyaknya pembangunan fisik yang dikerjakan, melainkan dari sejauh mana program tersebut menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat.

"Berikan saran dan masukan dalam rencana program sesuai kebutuhan masyarakat. Ingat, yang menjadi perhatian utama adalah kebutuhan masyarakat setempat," tegasnya.