"Karena pelebaran jalan akan membutuhkan ruang tambahan di sisi ruas jalan. Rencananya sebelum flyover, saat ini masih identifikasi kebutuhan lahannya. Perencanaan dan kelengkapan kajian-kajian lainnya ini masuk di P-APBD 2026," imbuhnya.
Pemkab Gresik juga tengah mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan pelebaran jalan tersebut. Namun, jika proses penganggaran dari pusat membutuhkan waktu lama, pelebaran jalan akan tetap diupayakan terlebih dahulu.
"Kalau nanti menunggu anggaran dari pusat kelamaan, akan kita perlebar dulu. Cuma anggarannya tetap dari pusat, kita minta dilebarkan," kata Eddy.
Ia menegaskan, pelebaran jalan menjadi langkah awal sebelum pembangunan flyover dilakukan. Sementara untuk pembangunan jembatan layang, DPUTR masih menyelesaikan berbagai kajian, termasuk aspek kebutuhan lahan dan pertanahan.