NADIKABAR.COM — Pemkab Jember melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember melakukan penanganan dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Sebanyak 607.500 liter air bersih telah didistribusikan kepada warga yang terdampak krisis air.
Berdasarkan data rekapitulasi BPBD Jember, kekeringan saat ini berdampak pada 1.152 KK yang tersebar di 7 kecamatan, 5 desa, dan 5 kelurahan.
"Kami bersama tim gabungan terus bergerak menyalurkan bantuan air bersih secara berkala untuk memenuhi kebutuhan harian warga yang terdampak kekeringan," kata Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, Senin (7/9/2026).
Edy merinci wilayah yang saat ini masuk dalam penanganan aktif meliputi Desa Sumberpinang Kecamatan Pakusari, Desa Sumberjeruk Kecamatan Kalisat, Desa Mulyorejo Kecamatan Silo, Desa Banjarsari Kecamatan Bangsalsari, Desa Kaliwining Kecamatan Rambipuji, Kelurahan Antirogo dan Tegal Gede Kecamatan Sumbersari, serta Kelurahan Patrang, Baratan dan Bintoro Kecamatan Patrang.
Dia menjelaskan bahwa armada tangki dikerahkan secara bergiliran ke wilayah terdampak dengan ritme pengiriman yang telah disesuaikan kebutuhan lapangan. Total pengiriman air bersih kini telah mencapai 123 kali penanganan.