NADIKABAR.COM — Pemkab Karo, Sumatera Utara, menegaskan kesiapan untuk pengembangan bawang putih demi turut menyukseskan program percepatan swasembada bawang putih nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.Sekda Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting di Kabanjahe, Jumat, mengatakan, pihaknya siap mengoptimalkan potensi lahan pertanian daerah untuk mencapai target produktivitas yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni 20 ton per hektare untuk hasil panen basah bawang putih.

Langkah ini merupakan bagian penting dari alokasi pengembangan bawang putih Sumatera Utara tahun 2026 yang mencakup luas 9.624 hektare di sembilan kabupaten, serta rencana perluasan pada tahun 2027 seluas 3.460 hektare di 11 kabupaten."Kabupaten Karo memiliki keunggulan agroklimat yang sangat mendukung untuk budidaya hortikultura, termasuk bawang putih. Kami siap menyukseskan target perluasan kawasan ini, baik untuk pelaksanaan tahun 2026 maupun persiapan matang menuju tahun 2027," ujar Gelora dalam forum tersebut.Meski demikian, Sekda juga menekankan perlunya intervensi dan dukungan konkret dari Kementerian Pertanian RI serta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar implementasi di lapangan berjalan lancar dan menguntungkan petani lokal.

Pemkab Karo secara khusus menyoroti pentingnya kepastian serapan pasar dan bantuan sarana prasarana sehingga dengan demikian petani pun akan tenang."Untuk memastikan program ini berkelanjutan, kami meminta pendampingan intensif dari pusat dan provinsi. Petani Karo membutuhkan jaminan ketersediaan benih bermutu tinggi, modernisasi alat dan mesin pertanian, jaringan irigasi yang andal, serta yang paling krusial adalah kepastian pasar dengan harga yang adil saat panen raya," katanya.