Pengembangan singkong, kata Wahyu, diarahkan untuk mendukung ketersediaan bahan baku industri pengolahan, termasuk tepung tapioka yang banyak digunakan dalam industri pangan.
Ia menyebutkan pembangunan pabrik tepung tapioka di Kabupaten Kuningan menjadi salah satu rencana yang dapat dikembangkan, seiring dengan prioritas pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi singkong.
Menurut dia, pengembangan komoditas singkong merupakan bagian dari diversifikasi pertanian di Kuningan yang tidak hanya bertumpu pada produksi padi.
Selain singkong, kata dia, pemerintah daerah mendapat target perluasan areal tanam ubi jalar sekitar 2.500 hektare untuk memperbesar produksi komoditas pangan tersebut.