NADIKABAR.COM β€” Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang, Nusa Tenggara Timur, menyiapkan anggaran Rp5 miliar pada 2027 untuk mengembangkan kampung adat di wilayah Amfoang sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan kearifan lokal.

Bupati Kupang Yosef Lede di Kupang, Minggu, mengatakan Pemkab Kupang telah meninjau lokasi potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis budaya dan kearifan lokal di Amfoang dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar pada 2027.

β€œAmfoang memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Kita ingin mengembangkan kampung adat sebagai destinasi wisata agar semakin banyak orang datang berkunjung. Dengan demikian, masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi melalui pengembangan usaha lokal dan berbagai aktivitas pariwisata,” jelasnya.

Pernyataan itu disampaikan saat mengikuti kegiatan reses Anggota DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat di Bukit Wisata Humon, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Kupang membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan DPR RI.

Menurut dia, sinergi tersebut diperlukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah Amfoang yang memiliki tantangan geografis tersendiri.