NADIKABAR.COM β Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang mencapai 157.740 unit di daerah setempat melakukan digitalisasi untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing usaha.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan pelaku UMKM perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memahami perubahan pola perdagangan agar mampu menjaga keberlangsungan usaha.
βSekarang iklim usaha sudah berubah. Ada e-commerce, Shopee, TikTok Shop, hingga fitur keranjang kuning yang bisa dimanfaatkan untuk menjangkau konsumen lebih luas,β katanya saat membuka kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar Nasabah Permodalan Nasional Madani Cabang Lamongan di Lamongan, Kamis.
Ia menjelaskan keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan modal, tetapi juga kemampuan pelaku usaha meningkatkan kapasitas dan memanfaatkan peluang pemasaran melalui platform digital.