Selain mendukung pemenuhan gizi anak, keberadaan SPPG di wilayah Sragi diharapkan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui keterlibatan petani, peternak, dan pemasok bahan pangan lokal dalam rantai pasok kebutuhan dapur pelayanan tersebut.

Kemitraan dengan pelaku usaha setempat perlu memperhatikan kualitas, keamanan, dan ketersediaan bahan pangan agar kebutuhan operasional SPPG terpenuhi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Peresmian SPPG 3T Bandar Agung tersebut bagian dari Peresmian Serentak SPPG Tahap II di wilayah Indonesia tengah dan barat yang dipusatkan di Provinsi Aceh. Kegiatan itu diikuti 16 provinsi dengan total 980 SPPG di wilayah 3T Indonesia bagian tengah, sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan program MBG.

Melalui penambahan fasilitas tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap, akses pelayanan pemenuhan gizi semakin luas, khususnya bagi anak-anak di wilayah pelosok, sekaligus mendorong kolaborasi pemerintah, pengelola SPPG, dan pelaku usaha lokal untuk mendukung keberlanjutan program.