NADIKABAR.COM β Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi bagi anak melalui peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.
βKehadiran SPPG ini merupakan bagian dari upaya memperluas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta daerah dengan prevalensi stunting tinggi,β kata Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama di Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Rabu.
Ia mengatakan keberhasilan program pemenuhan gizi tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan, tetapi juga kualitas pelayanan dan manfaat yang dirasakan langsung masyarakat.
Oleh karena itu, dirinya mengapresiasi BGN dan seluruh pihak yang telah bersinergi menghadirkan SPPG di Kecamatan Sragi.
Koordinasi dan pengawasan, menurut dia, perlu terus diperkuat agar pelayanan berjalan optimal sesuai dengan tujuan program.
Ia juga mengingatkan pengelola SPPG untuk menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan fasilitas tersebut.
Upaya itu, katanya, sejalan dengan program Desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul) yang dikembangkan Pemkab Lampung Selatan untuk mewujudkan lingkungan hijau, elok, lestari, aman, dan unggul.
βKita punya program Desa HELAU. Semoga SPPG-nya juga bisa menjadi SPPG HELAU, biar cantik SPPG-nya,β ucapnya.
Selain mendukung pemenuhan gizi anak, keberadaan SPPG di wilayah Sragi diharapkan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui keterlibatan petani, peternak, dan pemasok bahan pangan lokal dalam rantai pasok kebutuhan dapur pelayanan tersebut.
Kemitraan dengan pelaku usaha setempat perlu memperhatikan kualitas, keamanan, dan ketersediaan bahan pangan agar kebutuhan operasional SPPG terpenuhi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Peresmian SPPG 3T Bandar Agung tersebut bagian dari Peresmian Serentak SPPG Tahap II di wilayah Indonesia tengah dan barat yang dipusatkan di Provinsi Aceh. Kegiatan itu diikuti 16 provinsi dengan total 980 SPPG di wilayah 3T Indonesia bagian tengah, sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan program MBG.
Melalui penambahan fasilitas tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap, akses pelayanan pemenuhan gizi semakin luas, khususnya bagi anak-anak di wilayah pelosok, sekaligus mendorong kolaborasi pemerintah, pengelola SPPG, dan pelaku usaha lokal untuk mendukung keberlanjutan program.