NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur, melakukan evaluasi pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Rakyat setempat guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan evaluasi dilakukan secara menyeluruh, meliputi pelaksanaan kegiatan pembelajaran, pengasuhan, kehidupan di asrama, hingga koordinasi antarpetugas.

"Evaluasi juga membahas pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur pelaksana serta untuk respons terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi selama pelaksanaan program," ujar Bupati Hari Wuryanto saat kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Sekolah Rakyat di Gedung Serba Guna Sekolah Rakyat, Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun, Senin.

Menurutnya, evaluasi, koordinasi, dan komunikasi antarunsur pelaksana Sekolah Rakyat penting dilakukan agar siswa dapat maksimal menuntut ilmu.

Untuk mendukung hal tersebut seluruh kegiatan juga perlu didokumentasikan dan dilaporkan secara tertib dan berkala sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan.

Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun berjalan mulai Agustus, September, dan Oktober. Kemudian, pada bulan Oktober dilakukan evaluasi guna mengetahui permasalahan yang dihadapi, sehingga segera ditemukan solusi

Bupati mengatakan, apabila terdapat permasalahan yang menyangkut peserta didik, penanganannya harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Terlebih, pelaksanaan Sekolah Rakyat masih berada pada tahap penyesuaian, baik dari sisi pola pembelajaran maupun kehidupan peserta didik di lingkungan asrama.

Oleh karena itu, Bupati Madiun menyampaikan bahwa terdapat sejumlah upaya perbaikan yang perlu dilakukan. Dalam jangka pendek, upaya tersebut antara lain menginventarisasi seluruh permasalahan yang ada, segera menyelesaikan persoalan yang bersifat mendesak, serta memperkuat komunikasi dan koordinasi harian antar-petugas.

Sementara dalam jangka menengah, perbaikan dapat dilakukan melalui monitoring dan evaluasi secara berkala, penguatan kapasitas wali asuh dan wali asrama, serta peningkatan kapasitas petugas. Selain itu, perlu disusun laporan perkembangan peserta didik secara berkala sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.

"Harapannya dengan evaluasi ini, Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi tempat bagi anak-anak yang terdaftar untuk tumbuh, berkembang, dan membangun masa depan," kata Bupati.