NADIKABAR.COM — PPemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memanfaatkan bantuan keuangan Rp20 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk meningkatkan kualitas ruas Jalan Jatiwangi-Cigasong sepanjang sekitar 10 kilometer melalui pengaspalan hotmix pada Oktober 2026.
Bupati Majalengka Eman Suherman di Majalengka, Jumat, mengatakan perbaikan jalan tersebut telah disepakati bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sebagai upaya memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat sekaligus mendukung aktivitas perekonomian daerah.
Ia menjelaskan peningkatan kualitas jalan menjadi kebutuhan penting untuk menunjang kelancaran transportasi, khususnya bagi pelaku industri genteng yang beroperasi di wilayah Jatiwangi.
“Kondisi jalan yang memadai diperlukan untuk menunjang pengangkutan bahan baku dan distribusi hasil produksi industri genteng ke berbagai daerah,” katanya.
Ia menuturkan ruas Jatiwangi-Cigasong sepanjang sekitar 10 kilometer, merupakan salah satu jalur transportasi yang digunakan masyarakat dan pelaku usaha untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.
Melalui pengaspalan penuh, kata dia, pemerintah daerah optimis perjalanan kendaraan menjadi lebih lancar, waktu tempuh lebih efisien, serta gangguan mobilitas akibat kondisi jalan dapat diminimalkan.
Eman mengapresiasi dukungan Pemprov Jabar, yang mengalokasikan bantuan keuangan Rp20 miliar untuk penanganan ruas jalan tersebut.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Gubernur Jabar yang sangat responsif,” ujarnya.
Ia menyebutkan perbaikan jalan itu dapat memberikan manfaat, bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan kegiatan usaha dan distribusi produk industri genteng Majalengka.
Selain ruas Jatiwangi-Cigasong, pihaknya memperhatikan kondisi akses menuju kawasan pabrik genteng Pinangraja-Cikoneng di Kecamatan Sukahaji, Majalengka.
Eman mengatakan penanganan ruas jalan lainnya akan dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah dan kebutuhan infrastruktur masyarakat.
“Peningkatan kualitas jalan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Utamanya industri genteng rakyat,” tuturnya.