Sebelumnya, kata dia, usaha genteng Majalengka hanya mendapat kuota pemesanan awal sekitar 14 tronton atau 150 ribu keping.

Ia menyebut alokasi pemesanan tersebut kemudian bertambah menjadi 2,4 juta keping, setelah pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada perajin Majalengka.

β€œJumlah tersebut setara dengan kapasitas angkut sekitar 600 truk, yang disiapkan untuk mendistribusikan genteng ke berbagai lokasi pembangunan kabupaten dan kota se-Jawa Barat,” katanya.