NADIKABAR.COM β€” Pemerintah Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menyalurkan dana otonomi khusus (Otsus) senilai Rp150 juta untuk membantu kelompok peternak ayam petelur Orang Asli Papua (OAP) di Distrik Wanggar dalam mengembangkan usaha.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire Elieser Septinus Korowa di Nabire, Sabtu, mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada Kelompok Usaha Clarius 77 di Kampung Karadiri II, Distrik Wanggar sebagai bagian dari pembinaan usaha masyarakat.

β€œBantuan ini lebih kita tujukan ke pengembangan. Dana bantuan diarahkan untuk pengembangan usaha, termasuk pengadaan ternak pengganti, pembelian pakan, dan pemenuhan kebutuhan sarana pendukung peternakan,” ujarnya.

Ia mengatakan, pengembangan peternakan membutuhkan pemeliharaan dan penggantian ternak secara berkala agar kegiatan produksi dapat terus berjalan.

Karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menjaga keberlangsungan usaha dan meningkatkan kapasitas produksi peternak OAP.

Ia menegaskan, penyaluran bantuan disertai pembinaan dan pengawasan langsung oleh Dinas Ketahanan Pangan untuk memastikan dana digunakan sesuai peruntukannya.

β€œPemerintah daerah berharap bahwa berapa pun dan kepada siapa pun yang diberikan perhatian, apalagi dalam bentuk uang, itu menjadi bagian pengawasan dari Dinas Ketahanan Pangan,” ujarnya.

Selain kelompok peternak ayam petelur, Dinas Ketahanan Pangan Nabire juga membina kelompok usaha di sektor pertanian dan perikanan. Terdapat sekitar 10 kelompok tani dan lima kelompok peternakan yang menjadi binaan dinas.

Pemerintah daerah berharap bantuan dan pembinaan berkelanjutan tersebut dapat membantu kelompok usaha OAP mengembangkan kapasitas produksi serta menjaga keberlangsungan kegiatan ekonomi masyarakat.

Ketua DPRK Nabire Nancy Karolin Worabay mengapresiasi Pemkab Nabire yang telah memberikan bantuan usaha kepada Kelompok Usaha Clarius 77 di Kampung Karadiri II.

Menurutnya, kelompok peternak tersebut beranggotakan perempuan-perempuan muda OAP yang terus bekerja keras dan bersemangat untuk membangun ekonomi.

β€œIni menjadi contoh perempuan OAP lainnya di Nabire agar terus semangat dan mengembangkan diri untuk terus lebih maju,” ujarnya.