NADIKABAR.COM — Pemkab Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), memaparkan sejumlah skema penanganan pengungsi korban gempa bumi setelah dipulangkan ke rumahnya masing-masing. Apa saja?

Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada menjelaskan warganya yang sebelumnya mengungsi di tiga pos utama, yakni Lapangan Berdikari Danga, Desa Aeramo, dan Kelurahan Lape, semuanya telah dipulangkan ke rumahnya.

"Sampai hari ini dipastikan di setiap posko terpusat itu sudah tidak ada lagi pengungsi," ujar Gonzalo saat diwawancarai di Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Nagekeo, Kamis (3/9/2026).

Menurut Gonzalo, bila setiap desa masih ada tenda darurat yang gabung, itu adalah pengungsi mandiri dan bukan lagi terpusat. Di lain sisi, rencana pembangunan hunian sementara dipastikan 100 persen.

Namun, semuanya masih dalam tahap asesmen maupun studi kelayakan yang tengah berjalan dan dipastikan selesai dalam dua hari terakhir ini. Manfaat dari asesmen ini adalah tidak semua warga membangun lagi tenda di samping rumahnya.