NADIKABAR.COM — Dewan Sumber Daya Air Jawa Tengah menyarankan agar banyaknya ikan sapu-sapu di dasar Bendung Karet Sungai Juana, Desa Bungasrejo, Jakenan, Pati, segera dimusnahkan karena membahayakan ekosistem. Begini respons Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pati.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pati, Hadi Santosa, mengatakan keberadaan ikan sapu-sapu di Sungai Juana memang menjadi sorotan para nelayan. Sebab populasi ikan invasif ini mengalami peningkatan sejak awal tahun 2026.

"Sebenarnya sejak awal tahun 2026 ini populasi ikan sapu-sapu meningkat tajam di Sungai Juana, dan ini mengganggu populasi ikan yang lain. Sehingga para nelayan mengeluh karena terlalu banyak ikan sapu-sapu yang sifatnya invasif memakan ikan lain," kata Hadi saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat (4/9/2026).

"Saat ini, ternyata dengan keringnya Sungai Juana, ikan sapu-sapu dan ikan yang lain banyak yang mati. Dan terutama sebelum Bendung Karet," imbuhnya.