Para peserta itu berasal dari berbagai unsur, yakni kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dasawisma, Posyandu, kader Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), serta pengelola RPTRA.
βKegiatan ini didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) Tahun 2026, dan pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran di enam kelurahan di wilayah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu,β tutur Simon.
Sementara itu, Lurah Pulau Panggang Jamaluddin mengungkapkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader merupakan langkah strategis untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting, khususnya di wilayah kepulauan.
"Kader merupakan ujung tombak sosialisasi. Pengetahuan mengenai kesehatan dan gizi yang didapat hari ini harus langsung ditransfer kepada warga, khususnya bagi keluarga sasaran," pungkas Jamaluddin.