Menurut Witiarso, akses tersebut perlu direncanakan secara matang agar penanganannya dapat diintervensi melalui program pemerintah kabupaten.

"Untuk jalan desa yang menuju wisata, hotel maupun resor yang disukai masyarakat, dibuatkan rencana yang baik agar nanti bisa diintervensi kabupaten. Direncanakan tahun depan mulai digarap," jelasnya.

Witiarso menegaskan penanganan infrastruktur akan dilakukan dengan menentukan skala prioritas. Ruas jalan yang paling membutuhkan penanganan akan didahulukan agar perbaikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa atau Petinggi Kemujan Mas’ud Dwi Wijayanto menyampaikan sejumlah ruas jalan di wilayahnya masih membutuhkan penanganan, baik jalan kabupaten maupun jalan desa.