NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), memastikan proses pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di daerah tersebut mulai 16 Oktober 2026.

Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae di Bora, Kamis, mengatakan saat ini sudah siap memulai proses lelang atau tender proyek pembangunan Sekolah Rakyat dengan daya tampung mencapai 1.200 siswa dari keluarga tidak mampu.

"Insya Allah, tanggal 16 Oktober ini mulai tender pembangunannya, yang penting jalan dulu karena saya inginkan masyarakat yang miskin bisa segera bersekolah serta tidak ada lagi alasan anak Sigi tidak sekolah," kata Rizal.

Ia menuturkan program Sekolah Rakyat merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh anak khususnya di Kabupaten Sigi mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Menurut dia, rencana awal pembangunan gedung Sekolah Rakyat dirancang setinggi empat lantai dengan kapasitas 2.500 siswa.

"Untuk sementara konstruksi awal disesuaikan menjadi dua lantai sebab belum keluarnya rekomendasi izin ketinggian bangunan dari otoritas bandar udara setempat," ucapnya.

Ia mengemukakan pelaksanaan proyek pembangunan Sekolah Rrakyat di daerah tersebut wajib tetap berjalan.

"Jadi walaupun tidak sesuai rencana awal, tetapi paling tidak dengan dua lantai berkapasitas 1.200 siswa itu sudah lebih dari cukup," ujarnya.

Rizal menyebutkan pemerintah daerah hingga saat ini terus berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Kementerian Sosial agar pelaksanaan proses tender berjalan lancar dan pembangunan fisik gedung Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan.

Lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sigi berada di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru dengan total luas lahan 8 hektare.

Seluruh peserta didik yang bisa masuk di Sekolah Rakyat sudah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DSTEN) kategori miskin dan miskin ekstrem atau desil 1 dan desil 2.