Dalam peninjauan tersebut turut hadir Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy untuk melihat kondisi wilayah yang terdampak bencana serta penanganan yang dilakukan pemerintah dan petugas di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Solok telah menyiapkan tenda pengungsian dan posko bencana di depan Kompleks Perkantoran Bupati Solok serta di depan Kantor BPJS Kabupaten Solok. Posko tersebut menjadi pusat informasi dan penanganan kebutuhan terkait bencana.

Banjir bandang juga berdampak pada sejumlah fasilitas perkantoran pemerintah. Dari sekitar 11 dinas yang terdampak, kerusakan cukup berat terlihat pada sejumlah kantor, di antaranya DPMN, Dinas PUPR, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Barenlitbang, Inspektorat, Pendapatan Daerah dan Sekretariat DPRD Kabupaten Solok.

Data sementara mencatat enam orang terdampak, dengan dua orang masih dalam pencarian dan empat orang lainnya telah mendapat penanganan medis di fasilitas kesehatan.