Upaya tersebut dilakukan melalui kombinasi layanan digital, tatap muka, jemput bola, dan anjungan pelayanan.

Mal Pelayanan Publik Sumedang kini mengintegrasikan lebih dari 300 jenis layanan. Di saat yang sama, ekosistem digital daerah digunakan untuk mempercepat pendataan perlindungan sosial dan pengambilan keputusan berbasis data.