Menurut dia, penyediaan rumah layak bagi keluarga siswa menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah agar manfaat kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya dirasakan anak-anak.

"Untuk orang tua siswa, satu kegiatan, tapi seluruhnya bisa selesai. Alhamdulillah, orang tua siswa Sekolah Rakyat, 15 KK mengusulkan rumah tidak layak huni untuk BSPS dan telah disetujui," ujarnya.

Dony mengatakan pembangunan tersebut akan dilaksanakan mulai November, sehingga keluarga siswa yang menjadi sasaran program dapat segera memperoleh hunian yang lebih layak.