NADIKABAR.COM β Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu terus berupaya mengumpulkan dana sosial di bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) 2026 agar dapat mencapai target yang telah ditetapkan.
βHari ini kami melakukan monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memantau perkembangan pengumpulan dana,β kata Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Aceng Zaeni di Jakarta, Selasa.
Bulan Dana PMI akan berakhir pada 30 November 2026, sehingga Pemkab Kepulauan Seribu melakukan evaluasi agar program ini dapat terealisasi.
Pengumpulan dana yang dimulai sejak 1 September 2026 tersebut masih terus berlangsung dan hingga pertengahan Oktober ini, jumlah dana yang terkumpul mencapai Rp95 juta.
βKami punya niat baik dengan keikhlasan, kita maksimal untuk sama-sama berbuat baik melalui kontribusi di Bulan Dana PMI, namun ini sifatnya sukarela,β kata Aceng.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Kepulauan Seribu Furqon menjelaskan bahwa dana yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan.
Menurut dia, bantuan tersebut mencakup pelayanan donor darah, penanganan bencana alam, bantuan sosial, serta berbagai kegiatan lain yang menjadi bagian dari tugas PMI dalam melayani masyarakat.
βKegiatan Bulan Dana PMI ini legal, dana yang terkumpul kami gunakan untuk pelayanan kemanusiaan seperti donor darah, bantuan bencana alam, bantuan sosial dan lainnya. Program ini sifatnya sukarela," kata Furqon.
Sebelumnya, Pemkab Kepulauan Seribu menargetkan dapat menghimpun donasi pada Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) 2026 yang berlangsung pada 1 September hingga 30 November 2026 dapat mencapai Rp300 juta.
"Kami berharap pada bulan pertama penghimpunan sudah dapat mencapai 50 hingga 70 persen dari target. Selanjutnya, kami akan terus melakukan berbagai upaya agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai, bahkan terlampaui," kata Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan seluruh potensi yang ada akan dioptimalkan untuk mencapai target penghimpunan donasi tersebut. Potensi penghimpunan donasi di Kepulauan Seribu cukup besar, salah satunya berasal dari sektor pariwisata.
"Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung diharapkan dapat turut memberikan kontribusi terhadap kegiatan kemanusiaan PMI," kata Fadjar.