Diantaranya, mempertimbangkan kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kualitas udara, kekeringan, persoalan air bersih, serta musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 yang memakan banyak korban jiwa, bahkan banyak yang masih belum ditemukan.
"Keputusan itu ambil sebagai bentuk kepedulian di tengah banyaknya musibah dan bencana yang terjadi baru-baru ini," ujarnya.
Sehingga, lanjut dia, kegiatan dialihkan yang betul-betul bermanfaat dan membantu masyarakat, salah satunya pasar murah.
Ia menjelaskan, pasar murah bagi warga ini juga berkaitan memenuhi kebutuhan sembako bagi warga yang akan menghadapi momen peringatan haul akbar KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al-Banjari (Abah Guru Sekumpul) pada 5 Rajab serta natal dan tahun baru (nataru).