NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, melakukan uji coba penataan kabel telekomunikasi menggunakan sistem ducting atau jalur bawah tanah sepanjang sekitar 12 kilometer untuk mengurangi kesemrawutan jaringan di kawasan perkotaan.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo di Cirebon, Selasa, mengatakan penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari kerja sama pemerintah daerah dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (Apjatel) dan sejumlah operator telekomunikasi.

“Penggunaan ducting memungkinkan kabel dari berbagai operator ditempatkan melalui jalur khusus sehingga tidak lagi bergantung pada tiang dan bentangan kabel udara,” katanya.

Pada tahap awal, kata dia, penataan diprioritaskan di jalan protokol dengan panjang penanganan sekitar 12 kilometer sebelum diperluas ke sejumlah kawasan permukiman.

Menurut dia, penerapan sistem tersebut diharapkan dapat mengurangi penumpukan kabel sekaligus meminimalkan risiko keselamatan akibat jaringan telekomunikasi yang tidak tertata.